BERITA

Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 5,75%

Editor Utama 03 April 2026 2 menit baca
CENDEKIA MEDIA - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur bulan ini. Keputusan ini sejalan dengan upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mengendalikan inflasi.

Gubernur Bank Indonesia dalam konferensi pers menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai faktor ekonomi domestik dan global. "Kami melihat bahwa posisi suku bunga saat ini sudah cukup tepat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi sambil menjaga stabilitas," katanya.

Inflasi Indonesia pada bulan Maret tercatat sebesar 2,8% year-on-year, masih berada dalam target BI sebesar 3% plus minus 1%. BI memproyeksikan inflasi akan tetap terkendali sepanjang tahun 2026 seiring dengan stabilitas harga pangan dan energi.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga menunjukkan penguatan dalam beberapa minggu terakhir. Hal ini didukung oleh aliran modal asing yang masuk ke pasar obligasi dan saham Indonesia seiring dengan membaiknya sentimen investor terhadap ekonomi domestik.

Ekonom dari berbagai bank menilai bahwa keputusan BI sudah tepat. Mereka memperkirakan bahwa BI akan mulai menurunkan suku bunga pada kuartal ketiga 2026 jika inflasi tetap terkendali dan pertumbuhan ekonomi stabil.

BI juga mengumumkan berbagai kebijakan pendukung untuk memperkuat transmisi kebijakan moneter. Ini termasuk optimalisasi operasi pasar terbuka dan penguatan koordinasi dengan pemerintah dalam pengelolaan likuiditas.

Baca selengkapnya di sini… 
Twitter Versi Lengkap