CENDEKIA MEDIA - Seorang pegawai kios ayam goreng geprek berinisial AH ditemukan tewas dimutilasi dalam kondisi tanpa tangan dan kaki di dalam freezer di Serang Baru, Bekasi, Jawa Barat.
AH yang merupakan petugas keamanan ditemukan oleh pemilik toko yang baru pulang mudik dari Cilacap, pada Sabtu (28/3) pagi. Sosok mayat AL diketahui usai pemilik merasa curiga dengan bau menyengat dari arah freezer.
Berita ini menjadi perhatian publik dan mengajak masyarakat untuk memahami duduk perkara yang sebenarnya.
Dalam freezer yang dikunci tersebut ternyata ada jasad AH yang ditumpuk diantara daging ayam beku dalam kondisi yang sudah tidak utuh.
Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan dapat memberikan klarifikasi dan langkah terbaik.
AL yang merupakan pemilik kios menyebut korban merupakan pekerja lepas di tempat usahanya. Korban AH, kata dia, dibungkus pelaku dengan kain dan plastik sebelum ditempatkan di freezer.
Perkembangan situasi ini akan terus dipantau dan diupdate melalui berbagai kanal resmi.
"Saya datang ke sini karena karyawan pada mudik semua. Pas saya cek dan intip dari celah, saya lihat ada yang mencurigakan. Waktu freezer dibuka, ternyata korban sudah terbungkus kain dan plastik di dalamnya," ujar AL.
Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama untuk mencari solusi yang adil dan terbaik.
AL mengungkapkan korban juga merupakan petugas keamanan ruko setempat selain sebagai pekerja lepas pada usaha miliknya. Saat menemukan jasad korban, menurut dia, beberapa barang operasional toko hilang.
"Dua sepeda motor yang biasa digunakan oleh korban dan satu karyawan lain hilang. Itu motor operasional," katanya.
AL mengaku belum dapat memastikan ada atau tidaknya korelasi atas hilangnya dua sepeda motor operasional toko miliknya dengan kejadian penemuan jasad itu. Namun dirinya memastikan pegawainya tidak dapat dihubungi sejak Jumat (27/3).
Kasubdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim menyebut pelaku pembunuhan terhadap AH merupakan kedua rekan kerjanya di kios ayam geprek.
Ia menyebut kedua pelaku berinisial S (27) dan DS alias ANS (24) juga telah ditangkap oleh penyidik. Keduanya bekerja sebagai pelayan dan juru masak di kios tersebut.
"Keduanya rekan kerja korban," ujarnya kepada wartawan, Senin (30/3).
Abdul menyebut dari hasil penelusuran penyidik kedua bagian tubuh korban berhasil ditemukan di wilayah Cariu, Bogor, Jawa Barat.
Kendati demikian, ia masih belum mengungkap kronologi dan motif dari kasus pembunuhan hingga berujung mutilasi tersebut.
"(Tangan dan kaki korban) sudah ditemukan," jelasnya.
Dikutip dari: CNN Indonesia