BERITA

Motjoba Khamenei Tak Sadarkan Diri, Isu Politik Menguat

Editor Utama 08 April 2026 2 menit baca
CENDEKIA MEDIA - Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, dilaporkan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Ia dikabarkan tengah menjalani perawatan intensif di Kota Qom.

Kondisi Mojtaba terungkap dalam memo diplomatik yang dilihat oleh media The Times, dan berdasarkan penilaian intelijen AS dan Israel. Dilansir dari The Times of India, Selasa (7/4), dalam memo diplomatik tersebut, Motjoba dilaporkan berada dalam kondisi "parah" dan "tidak dapat terlibat dalam pengambilan keputusan apa pun oleh rezim" Teheran.

Laporan tersebut kemudian menyebar luas dan memicu spekulasi mengenai stabilitas pemerintahan Iran di tengah konflik yang masih berlangsung.

Sejumlah sumber menyebut, Motjoba dirawat di Qom, kota yang menjadi pusat keagamaan Syiah di Iran. Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran terkait kondisi kesehatan pemimpin berusia 56 tahun tersebut.

Kurangnya komunikasi langsung telah memicu spekulasi bahwa pemimpin tertinggi Iran itu mungkin tidak mampu menjalankan tugasnya, dengan kelompok oposisi mengklaim Mojtaba dalam keadaan koma di rumah sakit.

Sejumlah laporan lainnya yang belum terverifikasi menyebutkan Motjoba menderita cedera serius, termasuk patah tulang dan luka di wajah. Kondisinya telah menimbulkan ketidakpastian atas rantai komando di Iran.

Ketidakhadiran Motjoba di ruang publik sejak konflik memanas juga menambah tanda tanya. Situasi ini memicu dugaan adanya pergeseran kekuasaan di internal pemerintahan Iran, meski belum sempat dipastikan kebenarannya. (*)
Twitter Versi Lengkap