CENDEKIA MEDIA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sejumlah gempa bumi yang dirasakan terjadi di berbagai wilayah Indonesia sepanjang Rabu, 1 April 2026.
Salah satu gempa dengan kekuatan terbesar terjadi pada pukul 19.14 WIB. Gempa bermagnitudo 5,2 itu berpusat di laut sekitar 119 kilometer barat laut Raja Ampat dengan kedalaman 10 kilometer. Getarannya dilaporkan dirasakan di Pulau Gag, Pulau Gebe, hingga Kabupaten Sorong dengan intensitas III–IV MMI.
Pada sore hari, gempa lain berkekuatan magnitudo 3,1 mengguncang wilayah Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, sekitar pukul 16.07 WIB. Gempa tersebut berpusat di darat pada kedalaman 3 kilometer dan dirasakan dengan intensitas III MMI.
Selain itu, beberapa gempa dengan magnitudo lebih kecil juga tercatat terjadi pada pagi hingga siang hari, antara lain di wilayah Konawe Selatan dan kembali di Kolaka Timur. Meski berkekuatan rendah, gempa tersebut tetap dirasakan oleh masyarakat di sekitar pusat gempa.
BMKG menyatakan rangkaian gempa yang terjadi masih tergolong aktivitas seismik normal di wilayah Indonesia yang berada di zona cincin api.
“Gempa-gempa yang terjadi merupakan aktivitas tektonik yang umum mengingat posisi Indonesia berada di pertemuan beberapa lempeng aktif,” demikian keterangan BMKG dalam laporan resminya.
BMKG memastikan seluruh gempa yang terjadi pada periode tersebut tidak berpotensi tsunami. Hingga kini, belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat rangkaian gempa tersebut.