Sebuah startup teknologi asal Indonesia berhasil meraih pendanaan Seri B senilai USD 50 juta atau sekitar Rp 780 miliar. Pendanaan ini dipimpin oleh venture capital ternama dari Singapura dengan partisipasi investor existing.
CEO startup dalam pernyataannya menjelaskan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi bisnis ke negara-negara Asia Tenggara lainnya. "Kami menargetkan untuk hadir di 5 negara baru dalam 18 bulan ke depan," katanya optimis.
Startup yang bergerak di bidang financial technology ini telah melayani lebih dari 10 juta pengguna aktif di Indonesia. Platform mereka menyediakan berbagai layanan keuangan digital mulai dari pembayaran, pinjaman, hingga investasi.
Direktur venture capital yang memimpin pendanaan menyatakan keyakinan mereka terhadap potensi startup ini. "Tim yang solid, produk yang inovatif, dan market size yang besar membuat kami yakin untuk berinvestasi lebih lanjut," ujarnya.
Dengan pendanaan ini, valuasi startup diperkirakan mencapai USD 300 juta dan masuk dalam kategori unicorn. Ini adalah startup fintech ketiga dari Indonesia yang mencapai status unicorn pada tahun 2026.
Ekosistem startup Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan. Data dari Asosiasi Startup Indonesia menunjukkan bahwa total pendanaan yang diraih startup lokal pada kuartal pertama 2026 sudah mencapai USD 800 juta.
Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika menyambut baik pencapaian ini. "Ini membuktikan bahwa ekosistem digital Indonesia semakin matang dan menarik bagi investor global," kata Menteri Kominfo.
Dikutip dari: Tech in Asia
https://www.techinasia.com/startup-indonesia-pendanaan-seri-b-50-juta