CENDEKIA MEDIA - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim kemenangan setelah tercapainya kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran.
Trump menyebut kesepakatan tersebut sebagai “kemenangan penuh”, sebagaimana dilansir AFP, Kamis (9/4). Trump jyga menilai seluruh tujuan Amerika Serikat telah tercapai melalui kesepakatan itu.
Dalam wawancara khusus via telepon dengan AFP usai pengumuman itu, Trump juga melontarkan keyakinannya soal China telah membujuk Iran untuk bernegosiasi dan mengatakan bahwa uranium yang diperkaya milik Teheran akan "ditangani secara sempurna".
Dalam pengumuman via Truth Social pada Selasa (7/4) malam, Trump mengatakan dirinya "setuju untuk menangguhkan pengeboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu". Namun dia memperingatkan bahwa hal ini disertai syarat, yaitu Iran harus membuka kembali Selat Hormuz dengan "SEPENUHNYA, SEGERA, dan AMAN".
Gencatan senjata ini dicapai menjelang tenggat waktu yang sebelumnya ditetapkan Trump untuk melancarkan serangan besar terhadap Teheran. Ia juga optimistis kesepakatan tersebut akan menjadi jalan menuju perundingan jangka panjang antara kedua negara.
Meski demikian, sejumlah pihak menilai kesepakatan ini masih bersifat sementara dan belum menjamin perdamaian jangka panjang. Gencatan senjata yang berlaku dua pekan tersebut akan menjadi momentum penting bagi kedua negara untuk melanjutkan diplomasi dan meredakan ketegangan yang telah berlangsung sejak konflik memanas beberapa waktu terakhir. (*)