Cendekia Media

Breaking

BMKG Catat 921 Gempa Susulan Guncang Wilayah Sulut-Malut

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 921 gempa susulan mangguncang wilayah sekitar Sulawesi Utara dan Maluku Utara.

Editor Utama

Editor Utama

05 April 2026, 11:03 · 2 menit baca

38
BMKG Catat 921 Gempa Susulan Guncang Wilayah Sulut-Malut
CENDEKIA MEDIA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 921 gempa susulan mangguncang wilayah sekitar Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Data itu dihimpun per Minggu, 5 April Pukul 05.48 WIB.

Dalam laporannya, BMKG mencatat gempa susulan dengan kekuatan terbesar mencapai 5,8 magnitudo, sedangkan terkecil dengan 1,7 magnitudo.

Sementara itu, untuk gempa bumi susulan yang dirasakan sebanyak 22.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang perairan Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis (2/4) lalu.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyebut tsunami terdeteksi terjadi di wilayah Halmahera Barat dengan ketinggian 0,3 meter pada pukul 06.08 WIB dan wilayah Bitung setinggi 0,2 meter pada pukul 06.15 WIB.

Meskipun relatif kecil, kondisi ini tetap memerlukan kewaspadaan karena potensi gelombang susulan masih dapat terjadi.

Oleh karena itu, BNPB meminta masyarakat khususnya yang berada di wilayah pesisir Sulawesi Utara dan Maluku Utara, untuk tetap menjauhi pantai dan tidak kembali ke area rawan sebelum ada pernyataan resmi aman dari pemerintah.

Masyarakat juga diminta untuk tetap tenang, mengikuti arahan dari aparat setempat, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Ia mengatakan pemantauan dan pembaruan informasi akan terus dilakukan sesuai perkembangan situasi di lapangan.

Terpisah, Presiden RI Prabowo SUbianto menginstruksikan BNPB bertindak cepat mengevakuasi warga terdampak di sana.

Seakan Teddy Indra Wijaya menyampaikan pada hari pertama kejadian, Prabowo langsung menghubungi Kepala BPNB.

Ia juga menyampaikan tim reaksi cepat BNPB daerah, aparat TNI Polri dan Pemda sudah langsung mengecek dan mengevakuasi lokasi terdampak.

Baca versi AMP (cepat) →

Komentar (0)

Masuk untuk berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!