CENDEKIA MEDIA - Irak meraih tiket ke Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Bolivia dalam laga terakhir kualifikasi di Stadion BBVA, Monterrey, Meksiko, Rabu (1/4) pagi waktu Indonesia.
Irak unggul lebih dulu dalam laga kali ini. Bola mati jadi kunci anak asuh Graham Arnold mencetak gol.
Al Amari sepakan bebas pada menit kesembilan mengancam gawang Iran. Kiper Bolivia, Vizcara berhasil menjangkau bola dan membuat si kulit bulat mengenai mistar gawang.
Irak kemudian mendapat tendangan penjuru yang berujung gol. Umpan sepak pojok Al Amari disundul Ali Al Hamadi. Skuad Singa Mesopotamia unggul 1-0 pada menit kesepuluh.
Bolivia segera merespons. Tim berjuluk La Verde alias Si Hijau itu mencoba tampil lebih agresif.
Perkembangan situasi ini akan terus dipantau dan diupdate melalui berbagai kanal resmi.
Berkali-kali mentah dan gagal tak membuat Bolivia kapok. Bolivia punya kesempatan pada menit ke-38. Ramiro Vaca mencoba melepas tembakan dari luar kotak penalti.
Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama untuk mencari solusi yang adil dan terbaik.
Bola dari Vaca justru bisa dikontrol Moises Paniagua. Gelandang Bolivia itu tidak dijaga pemain Irak dengan ketat dan kemudian mengeksekusi bola hidup dari dalam kotak penalti. Gawang Irak bobol, skor menjadi 1-1.
Pada menit ke-44 Vaca kembali punya kesempatan melepas tembakan jarak jauh dalam situasi tendangan bebas. Ahmed Basil bisa menangkap bola yang mengarah ke gawang, namun kiper Irak itu kemudian harus mendapat perawatan.
Memasuki injury time, Bolivia memiliki peluang yang mengancam gawang Irak. Tidak ada gol tercipta, skor imbang bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua Irak bisa kembali mencatatkan keunggulan. Ketika pertandingan memasuki menit ke-53, serangan wakil Asia itu tidak bisa dihalau Bolivia. Umpan kiriman Marko Farji dari sisi kanan dituntaskan dengan baik oleh Aymen Hussein.
Seperti pada babak pertama, setelah tertinggal Bolivia kembali gencar menyerang.
Irak mencoba bermain lebih rapat guna meredam serangan Bolivia. Wakil Amerika Selatan itu pun tidak leluasa bermain di area sepertiga akhir.
Fernando Nava berupaya memberi variasi pada serangan Bolivia dengan melepas tembakan jarak jauh yang masih bisa diamankan Basil pada menit ke-75.
Basil pun kembali jadi aktor penting Irak ketika melakukan penyelamatan penting pada menit ke-79 setelah pemain Bolivia bisa menusuk ke kotak penalti.
Irak tak cuma sibuk bertahan. Serangan balik Merchas Doski dan kawan-kawan sempat menggoyahkan pertahanan Bolivia.
Kepungan Bolivia tidak cukup kuat mendobrak pertahanan Irak. Open play maupun bola mati mentah di kaki pemain Irak.
Sepakan Nava pada menit keempat injury time lagi-lagi ditepis Basil. Bolivia menyerang sekuat tenaga, Irak bertahan hingga tetes darah penghabisan.
Skor 2-1 untuk Irak bertahan hingga laga bubar. Irak ke Piala Dunia 2026.
Timnas Irak: Ahmed Basil; Hussein Ali, Zaid Tahseen, Akam Hashim, Merchas Doski; Ibrahim Bayesh, Aimar Sher, Amir Al Ammari, Youssef Amyn; Ali Al Hamadi, Aymen Hussein.
Timnas Bolivia: Guillermo Viscarra; Diego Medina, Luis Haquin, Efrain Morales, Roberto Fernandez; Robson Tome, Moises Paniagua, Gabriel Villamil; Miguelito Terceros, Juan Godoy, Ramiro Vaca. (*)