Cendekia Media

Breaking

Israel Serang Lebanon, Iran Tutup Lagi Selat Hormuz

Selat Hormuz sendiri dikenal sebagai salah satu jalur vital dunia karena dilalui sekitar 20 persen distribusi minyak global.

Admin-Editor

Admin-Editor

09 April 2026, 13:13 · 2 menit baca

32
Israel Serang Lebanon, Iran Tutup Lagi Selat Hormuz
CENDEKIA MEDIA — Otoritas Iran kembali menutup Selat Hormuz pada hari Rabu (8/4) waktu setempat, setelah serangan Israel ke kelompok militan Hizbullah di Lebanon yang didukung Iran. Penutupan ini dilaporkan media pemerintah Iran, Fars.

Selat Hormuz sebelumnya sempat dibuka kembali setelah adanya kesepakatan gencatan senjata sementara antara Iran dan Amerika Serikat. Namun, serangan militer Israel di Lebanon dilaporkan membuat jalur tersebut kembali ditutup.

Dilansir The Hill, Kamis (9/4), ketika ditanya tentang laporan penutupan Selat Hormuz dari kantor berita Fars, Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengatakan laporan tersebut "palsu."

"Presiden telah mengetahui laporan tersebut sebelum saya naik ke podium, itu sama sekali tidak dapat diterima dan sekali lagi, ini adalah kasus di mana apa yang mereka katakan secara publik berbeda dengan apa yang mereka katakan secara pribadi," kata Leavitt kepada wartawan. "Kita telah melihat peningkatan lalu lintas di selat hari ini," imbuhnya.

Selat Hormuz sendiri dikenal sebagai salah satu jalur vital dunia karena dilalui sekitar 20 persen distribusi minyak global. Gangguan di wilayah ini langsung berdampak pada pasokan energi dan stabilitas harga minyak internasional.

Sebelumnya, Iran juga telah memperingatkan kapal-kapal untuk tidak melintas di wilayah tersebut karena kondisi keamanan yang tidak stabil akibat konflik bersenjata.

Dengan penutupan terbaru ini, kekhawatiran terhadap terganggunya rantai pasok energi global kembali meningkat, sekaligus mempertegas bahwa Selat Hormuz masih menjadi titik krusial dalam dinamika geopolitik dunia. (*)

Baca versi AMP (cepat) →

Komentar (0)

Masuk untuk berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!